Pura Pura Baik

Pada awalnya, ia hanyalah seorang pemuda biasa yang sedang berpura-pura.

Ia sedang berpura-pura menjadi orang baik karena tidak mau lagi dicap sebagai orang buruk.

Dicap buruk oleh Tuhan-nya, dan juga orang-orang di sekitarnya.

Ia pura-pura menjadi orang baik dengan hanya berkumpul bersama kumpulan orang baik,
berucap hanya dengan ucapan yang baik, dan bersikap dengan sikap yang baik.

Lama kelamaan ia lupa bahwa ia sedang berpura-pura.

Ia telah terbiasa dengan hal-hal baik yang ia lakukan.

Sehingga, pada akhirnya ia pun tak lagi berpura-pura.

Karena, kini ia telah benar-benar menjadi orang baik.

@FathurAzwir
14 Agustus 2010


Comments

Popular posts from this blog

Tulisan Lama: Jika Kau Sedang Futur

Arti Sebuah Komitmen

Tak semua dalam gelap, mendamba terang